Pages

Diberdayakan oleh Blogger.

Rabu, 13 November 2013

Seputar Mengenai Kurikulum 2013

Hari ini, tepatnyaa pagi tadi sekitar pukul 08:00-selesai berlangsung suatu kegiatan yang dilangsungkan oleh BEM STAIBN-Tegal yang sangat menarik menurut saya yaitu Seminar Pendidikan Nasional dengan tema "Implementasi Kurikulum 2013 melalui Lesson Study", yang di isi langsung oleh Bapak K.H. Nasrudin, S.H (DPR RI Komisi X). Dalam salah satu pernyataanya, beliau menyatakan: "....kurikulum 2013 sangat berorientasi dalam pembentukan karakter bangsa ini....". Kemudian ditambahkan oleh Bapak Syefudin, MA selaku akademisi kampus yang waktu itu duduk menemani beliau bahwasanya, "...Kurikulum 2013 ini sudah sangat bagus, ini dibuktikan dengan penambahan jumlahjam mapel agama yang dulunya 2 jam saja setiap minggunya lalu di tambah menjadi 4 jam setiap minggunya." Berikut bagan perubahannya;








 Jadi menurut saya pun memang benar kurikulum 2013 ini sangat bagus, hal ini menunjukan bahwa kurikulum 2013 ini benar-benar berorientasi pada pendidikan berkarakter dengan mewujudkan anak-anak bangsa yang berakhlak bagus sesuai tuntutan agama. Sehingga dengan kurikulum 2013 ini akan mampu mengurangi angka degradasi moral yang terjadi pada bangsa ini. Kurikulum 2013 ini merupakan lanjutan dari pada kurikulum KBK 2004 dulu yang di sempurnakan dan menjadi kurikulum 2013 ini.

 Dan seperti biasa dalam hidup ini selalu ada dua sisi yang terus bertolak belakang, salah satunya juga yang terjadi dalam kurikulum 2013 ada pro dan kontra ada dampak positif dan negatifnya. Beberapa pihak yang melakukan penolakan adalah,

Pihak-pihak yang menggelar aksi tolak kurikulum 2013 ini juga mengusung isu penghentian ujian nasional (UN) dan penghapusan komersialisasi pendidikan. Berbagai alasan yang dikemukakan pihak-pihakyang menolak Kurikulum 2013 antara lain:

·         Bila kurikulum 2013 diterapkan, maka ratusan ribu guru akan di-PHK. Mereka akan terancam kehilangan pekerjaan, terhambat karier dan kehilangan kesempatan mengembangkan ilmunya. Kurikulum 2013 mengacu pada pemborosan uang rakyat, pembodohan guru. (Sekjen Federasi Serikat Guru Indonesia (FSGI) Retno Listyarti).
·         Setidaknya ada delapan alasan petisi Tolak Kurikulum 2013 ini," kata Koordinator Monitoring Kebijakan Publik ICW, Febri Hendri. Berikut petikannya: : (1) proses perumusan kebijakan perubahan kurikulum tidak terencana dan terburu-buru; (2) mekanisme perubahan kurikulum tidak mengacu pada Standar Nasional Pendidikan (SNP); (3) pemerintah ditengarai tidak melakukan evaluasi terlebih dahulu terhadap Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) yang telah diterapkan sejak tahun 2006; (4) Kurikulum 2013 cenderung mematikan kreatifitas guru dan tidak mempertimbangkan konteks budaya lokal, karena guru telah diberikan buku pegangan dan silabus yang isinya sama sekali tanpa memikirkan konteks lokal; (5) target training master teacher terlalu ambisius, sementara buku untuk guru belum dicetak; (6) anggaran kurikulum 2013 mencapai angka fantastis, yaitu Rp 2,49 triliun, lebih dari setengahnya yaitu Rp 1,3 triliun, akan digunakan untuk proyek pengadaan buku yang berpotensi dikorupsi; (7) pemerintah belum mengeluarkan dokumen kurikulum 2013 resmi.Sehingga muncul pertanyaan, bagaimana penyusunan buku dapat dilakukan jika dokumen kurikulum 2013 saja sampai saat ini belum resmi? (8) pengadaan buku untuk Kurikulum 2013 merupakan proyek pemborosan, padahal setiap tahun sejak 2008, pemerintah aktif membeli hak cipta buku sekolah elektronik (BSE).
Sumber:
Bahan  Uji Publik Kurikulum 2013, Kemdikbud.
Desain Induk Kurikulum 2013, Kemdikbud. 
Tolak Kurikulum 2013 
Ini Dia Alasan Kurikulum Baru Harus Ditolak 


Namun, seperti kurikulum dari perubahan-perubahan yang dilakukan pemerintah selama ini tidak dirasa optimal dalam pelaksanaannya, sehingga acap kali setiap kurikulum itu tidak terealisasikam sepenuhnya. Kesimpulannya, kurikulum apa pun kalau sekiranya tidak direalisasikan sepenuhnya maka percuma saja meskipun sebagus apa pun konsep yang telah dibangun dalam kurikulum tersebut yang notabene dihasilkan dari hasil pikir bersama para pakar kurikulum pendidikan yang tidak diragukan lagi. Disamping kelebihan yang ada dari kurikulum 2013 ini, namun tetap lah ada permasalahan yang timbul dari perubahan kurikulum yang terjadi ini. Di antaranya yaitu yang paling urgen guru-guru yang seharusnya mengajar dalam 3 mapel yang berbeda akan kebingungan dengan penyatuan mapel-mapel seperti ilmu sains. Perlu adanya tindak lanjut pemerintah terkait beberapa persoalan yang muncul dengan kurikulum 2013 ini. Sehingga menurut hemat saya segeralah dicari problem solver nya, agar pelaksanaan dari kurikulum 2013 ini bisa berlanjut dengan baik dan sesuai harapan. 

Terimaksih sudah meluangkan waktu untuk membca artikel ini, selanjutnya bagaimana dengan opini anda? setujukah anda dengan kurikulum 2013?? 

Salam Admin
   *RAR*

1 komentar:

  1. yang jelas akan selalu ada sisi positif dan negatifnya tergnatung pada kitanya bagaimana mengukut tingkat baik dan buruknya penerapan kurikulum tersebut...bagi saya kurikulum 2013 belum sepenuhya di lakukan oleh lembaga2 pendidikan di semua kabuaoten dari semua tingkatan, di karenakan penerapan kurikulum 2013 akan bisa menghasilkan output yang berkwalitas sehingga menghasilkan anak didik yang menjungjung tinggi moralitas harus di tunjang dari berbagai unsur, termasuk sarpras,fasilitas dan kwlitas guru nya. maka yang paling penting adalah menjadikan kurikulum sebagai alat untuk mencapai tujuan pendidikan yang jerbasuki mawa bea..tut wuri handayani..

    BalasHapus

mudah-mudahan bermanfaat

 

Blogger news

Apa yang anda pikirkan tentang blog ini?